Postingan

Direktur Utama Bank Aceh Beri Pembekalan pada Pakarmaru USK 2026

Gambar
Banda Aceh – Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menjadi narasumber Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (Pakarmaru) Universitas Syiah Kuala (USK) 2026 di Main Hall AAC Dayan Dawood USK, Rabu, 12 Agustus 2026 dimulai pukul 14.00 WIB. Pembekalan bertema “Mahasiswa Melek Finansial: Tips Mengelola Keuangan dan Memanfaatkan Layanan Bank” tersebut merupakan bagian dari rangkaian hari ketiga Pakarmaru USK 2026. Kegiatan diikuti sekitar 1.300-an mahasiswa secara langsung dan sekitar 6.700-an mahasiswa lainnya secara daring. Sesi ini dimoderatori oleh Hendra Halim, M.E., Dosen Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK yang juga Sekretaris Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Kita Kreatif) USK serta Pengelola Inkubator Kewirausahaan USK. Dalam pengantarnya, Hendra mengatakan bahwa memasuki dunia perkuliahan tidak hanya menjadi masa transisi akademik, tetapi juga menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun kemandirian, termasu...

Lepas Sambut Direktur, Kepemimpinan Beralih dari Prof. Rahmat Fadhil kepada Dr. Wira Dharma

Gambar
Banda Aceh – Staf dan Tim Adhoc Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan lepas sambut direktur sebagai bagian dari proses transisi kepemimpinan dan penataan organisasi di lingkungan universitas. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, di Hoco Lambhuk, Banda Aceh, dengan suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc. sekaligus menyambut Dr. Wira Dharma, S.Si., M.P., M.Si. sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK. Dr. Wira Dharma sebelumnya telah dilantik oleh Rektor USK pada Jumat, 12 Juni 2026. Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung bersamaan dengan perubahan struktur organisasi di lingkungan USK. Dua direktorat yang sebelumnya berdiri secara terpisah, yaitu Direktorat Kewirausahaan dan Alumni serta Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi, dilebur menjadi satu unit baru bernama Direktorat Kemahasiswaan d...

Saat Pertamax Naik, Pertalite Jadi Rebutan

Gambar
Sumber Gambar Oleh: Hendra Halim, M.E. (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala) Kenaikan harga Pertamax pada 10 Juni 2026 menyisakan satu persoalan yang tidak boleh dianggap kecil, yaitu kemungkinan berpindahnya konsumen Pertamax ke Pertalite. Secara ekonomi, perilaku ini sangat masuk akal. Ketika harga Pertamax melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter, selisih harga keduanya melebar menjadi Rp6.250 per liter. Bagi konsumen yang mengisi 30 liter BBM, perbedaan biaya sekali isi bisa mencapai Rp187.500. Dalam sebulan, jika pengisian dilakukan beberapa kali, selisih itu dapat berubah menjadi penghematan ratusan ribu rupiah. Di tengah pendapatan yang tidak selalu naik, cicilan yang tetap berjalan, harga pangan yang mudah bergerak, dan kebutuhan rumah tangga yang terus bertambah, masyarakat tentu akan mencari pilihan paling murah. Maka, perpindahan dari Pertamax ke Pertalite bukan sekadar kemungkinan, melainkan respo...

Pertamax Naik, Kelas Menengah Menahan Napas

Gambar
Sumber Gambar oleh: Hendra Halim, M.E. (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala) Kenaikan harga Pertamax pada 10 Juni 2026 bukan sekadar kabar dari papan harga SPBU. Hal ini sinyal bahwa tekanan energi global mulai bergerak lebih dekat ke ruang makan keluarga, meja kas UMKM, ongkos mahasiswa, dan anggaran rutin pemerintah. Setelah beberapa bulan harga Pertamax ditahan di Rp12.300 per liter, kini RON 92 tersebut melonjak menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green 95 ikut naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Secara nominal, kenaikan Pertamax mendekati Rp4.000 per liter, atau sekitar 32 persen. Bagi sebagian orang angka ini mungkin dianggap sekadar penyesuaian harga nonsubsidi. Namun bagi kelas menengah, kenaikan ini terasa seperti pemotongan diam-diam atas pendapatan bulanan. Pernyataan sikap tulisan ini jelas, yaitu kenaikan Pertamax tidak otomatis menimbulkan krisis ekonomi nasional, tetapi dapat menciptakan krisis daya beli pada level rumah tangga dan usah...

Ketika Sumatera Gelap, Aceh Lebih Siap

Gambar
Sumber Oleh: Hendra Halim (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala) Banda Aceh, 23 Mei 2026 - Pemadaman listrik besar yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera akibat gangguan sistem kelistrikan di Jambi bukan hanya peristiwa teknis. Ia juga merupakan peristiwa sosial. Dalam hitungan jam, kita dapat melihat bagaimana masyarakat merespons ketidakpastian: ada yang panik mencari genset, ada yang memburu lampu darurat, ada yang mulai mengeluh karena jaringan internet melemah, dan ada pula yang relatif lebih tenang karena merasa sudah memiliki perlengkapan dasar untuk bertahan. Dalam situasi ini, Aceh menarik untuk dibaca secara khusus. Bukan karena masyarakat Aceh tidak terdampak. Bukan pula karena pemadaman listrik adalah hal yang ringan. Listrik hari ini sudah menjadi infrastruktur dasar kehidupan modern. Ia menghidupkan rumah tangga, usaha kecil, layanan kesehatan, komunikasi, transaksi digital, pembelajaran, dan keamanan lingkungan. Namun, respons masyarakat Aceh tamp...

Pusat Riset Kita Kreatif USK Gelar Seminar Internasional Bahas Masa Depan Pariwisata melalui Promosi Warisan Budaya Antarnegara

Gambar
Banda Aceh, 7 Mei 2026 — Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Universitas Syiah Kuala, atau Kita Kreatif USK, melaksanakan Seminar Internasional bertema “Pariwisata Masa Depan melalui Promosi Warisan Budaya Antarnegara” pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 10.00 sampai 12.00 WIB di USK Press. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kita Kreatif USK dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional, khususnya pada bidang komunikasi pemasaran, pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi warisan budaya. Seminar ini juga menjadi ruang diskusi strategis untuk melihat bagaimana kekayaan budaya dapat dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata yang berkelanjutan, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan wisatawan masa depan. Seminar internasional ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia, yaitu Dr. Nurul Ilyana Muhd Adnan, Dr. Md Yazid Ahmad, dan Datin Dr. Noor Lizza Mohamed Said. Selain itu, kegiatan ini juga men...

Dr. Ahmad Nizam Laksanakan Kelas Kolaborasi Internasional di Magister Manajemen FEB USK bersama Dosen Universiti Kebangsaan Malaysia

Gambar
Darussalam, Banda Aceh — Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala melaksanakan kelas kolaborasi internasional bersama dosen dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat atmosfer akademik internasional, memperluas wawasan mahasiswa, serta mendukung penguatan mutu pembelajaran pada Program Studi Magister Manajemen FEB USK. Kegiatan kelas kolaborasi internasional tersebut dilaksanakan melalui beberapa sesi perkuliahan pada mata kuliah Marketing Management dan Manajemen Syariah yang diasuh oleh Dr. Ahmad Nizam, S.E., M.M.. Kegiatan ini menghadirkan tiga dosen internasional dari Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia. Tiga dosen internasional yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Nurul Ilyana Muhd Adnan, yang mengisi kuliah pada mata kuliah Marketing Management dengan topik “Integration of Islamic Marketing, Culture and Zakat” pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 14.30 sampai 16.30 WIB....