Tiga Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Penghargaan pada Launching Buku Karya Dosen 2026

 

Banda Aceh, 15 Oktober 2026 – Tiga dosen Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK), meraih penghargaan dalam kegiatan Launching Buku Hasil Karya Dosen FEB USK Tahun 2026 yang mengusung semangat “Berkarya, Berdampak dan Menginspirasi”. Ketiga dosen tersebut adalah Hendra Halim, M.E., Teuku Muhammad Syahrizal, M.Ag., dan Eka Nurlina, M.A. Penghargaan diberikan atas produktivitas penulisan buku serta capaian sitasi karya selama periode 2025–2026.

Prestasi paling menonjol diraih Hendra Halim, M.E., yang berhasil menempati peringkat pertama dosen dengan buku terbanyak periode 2025–2026 dengan total 60 buku dari total 108 judul buku yang dilauching pada kegiatan tersebut. Selain produktif dalam menghasilkan buku, Hendra juga meraih peringkat kelima kategori dosen dengan satu buku yang memiliki sitasi terbanyak pada periode yang sama. Sementara itu, Teuku Muhammad Syahrizal, M.Ag. berhasil meraih peringkat kelima dosen dengan buku terbanyak periode 2025–2026. Adapun Eka Nurlina, M.A. memperoleh penghargaan sebagai peringkat keempat dosen dengan satu buku yang memiliki sitasi terbanyak periode 2025–2026.

Capaian tersebut menunjukkan produktivitas akademik dosen Program Studi Ekonomi Islam dalam menghasilkan karya yang tidak hanya menjadi bahan pembelajaran, tetapi juga memperoleh perhatian dan digunakan sebagai rujukan dalam aktivitas akademik.

Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB USK, Khairil Umuri, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih ketiga dosen tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi kabar baik bagi Program Studi Ekonomi Islam sekaligus menunjukkan kuatnya budaya akademik dan produktivitas dosen.

“Kami sangat bangga atas capaian Pak Hendra Halim, Pak Teuku Muhammad Syahrizal, dan Ibu Eka Nurlina. Penghargaan ini menunjukkan bahwa dosen-dosen Program Studi Ekonomi Islam tidak hanya aktif dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian, tetapi juga produktif menghasilkan karya akademik yang memberikan manfaat dan menjadi rujukan bagi pembaca,” ujar Khairil.

Ia memberikan apresiasi khusus terhadap capaian Hendra Halim yang menghasilkan 60 buku dalam periode 2025–2026.

“Menghasilkan 60 buku dalam satu periode tentu merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Ini membutuhkan kedisiplinan, konsistensi, kemampuan mengelola gagasan, dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi dosen maupun mahasiswa untuk semakin produktif dalam menghasilkan karya,” tambahnya.

Khairil menilai penghargaan terhadap sitasi buku juga penting karena menunjukkan bahwa karya yang dihasilkan tidak berhenti pada proses penerbitan, tetapi telah dibaca, digunakan, dan dirujuk oleh komunitas akademik.

“Produktivitas memang penting, tetapi dampak sebuah karya juga sangat penting. Karena itu, capaian Pak Hendra dan Ibu Eka dalam kategori buku dengan sitasi terbanyak menjadi indikator bahwa karya dosen kita memiliki relevansi dan memberi kontribusi bagi pengembangan pengetahuan,” jelasnya.

Kepala Departemen Ekonomi Pembangunan FEB USK, Prof. Dr. Sofyan Syahnur, turut memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian para dosen Program Studi Ekonomi Islam tersebut.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya menulis dan menghasilkan karya akademik terus berkembang di lingkungan departemen. Kami tentu mendukung dosen untuk tidak hanya produktif dalam penelitian dan publikasi jurnal, tetapi juga menghasilkan buku yang dapat menjadi sumber pembelajaran dan referensi bagi masyarakat akademik,” ungkap Sofyan.

Menurutnya, sebuah buku memiliki posisi strategis dalam pengembangan keilmuan karena memberikan ruang yang lebih luas bagi akademisi untuk menyusun pemikiran secara sistematis dan komprehensif.

“Buku merupakan salah satu bentuk kontribusi intelektual yang dapat bertahan dan digunakan dalam jangka panjang. Karena itu, capaian tiga dosen Program Studi Ekonomi Islam ini patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya,” tambahnya.

Ia berharap produktivitas penulisan buku dapat terus diikuti dengan peningkatan kualitas substansi, perluasan pembaca, serta semakin tingginya pemanfaatan karya dosen sebagai referensi akademik.



Dekan FEB USK, Dr. A. Sakir, S.E., M.M., CFRM, memberikan apresiasi terhadap dosen-dosen yang memperoleh penghargaan dalam kegiatan launching buku tersebut. Menurutnya, semangat “Berkarya, Berdampak dan Menginspirasi” mencerminkan arah pengembangan budaya akademik di FEB USK.

“FEB USK memberikan apresiasi kepada seluruh dosen yang terus menghasilkan karya, termasuk tiga dosen Program Studi Ekonomi Islam yang memperoleh penghargaan. Produktivitas akademik merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mendukung proses pendidikan,” ujar Sakir.

Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan karya akademik tidak hanya terletak pada jumlah publikasi, tetapi juga pada kualitas dan dampaknya.

“Kita tentu bangga ketika dosen mampu menghasilkan banyak buku, tetapi kita juga ingin buku-buku tersebut dibaca, digunakan dalam pembelajaran, menjadi rujukan RPS pembelajaran, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat. Karena itu, produktivitas dan dampak harus berjalan bersama,” tambahnya.

Dekan berharap penghargaan tersebut dapat menjadi stimulus bagi dosen FEB USK untuk semakin aktif menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan membangun rekam jejak akademik yang semakin kuat.

Dari tiga dosen Program Studi Ekonomi Islam yang memperoleh penghargaan, Hendra Halim, M.E. mencatatkan capaian pada dua kategori sekaligus. Selain menjadi peringkat pertama dosen dengan buku terbanyak dengan total 60 buku, ia juga menempati peringkat kelima kategori dosen dengan satu buku yang memiliki sitasi terbanyak periode 2025–2026.

Capaian tersebut memperlihatkan dua dimensi produktivitas akademik, yakni kemampuan menghasilkan karya secara konsisten sekaligus menghasilkan karya yang memperoleh perhatian dalam bentuk sitasi.

Sementara Teuku Muhammad Syahrizal, M.Ag. yang menempati peringkat kelima kategori dosen dengan buku terbanyak menunjukkan konsistensi dalam aktivitas penulisan dan penerbitan buku. Eka Nurlina, M.A., melalui capaian peringkat keempat kategori buku dengan sitasi terbanyak, turut menunjukkan bahwa karya dosen Program Studi Ekonomi Islam memperoleh pengakuan sebagai referensi dalam aktivitas akademik.


Prestasi ketiga dosen tersebut menjadi bagian dari upaya Program Studi Ekonomi Islam FEB USK dalam membangun ekosistem akademik yang produktif melalui kegiatan pendidikan, penelitian, penulisan buku, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program studi berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap capaian individu, tetapi juga mampu melahirkan efek positif bagi lingkungan akademik. Dosen didorong untuk terus mentransformasikan pengalaman mengajar, temuan penelitian, serta gagasan ilmiah menjadi buku ajar, buku referensi, monograf, dan berbagai karya akademik yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Bagi mahasiswa, capaian para dosen tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bahwa tradisi membaca, meneliti, dan menulis merupakan bagian penting dalam membangun kompetensi akademik.

Dengan capaian Hendra Halim, M.E., Teuku Muhammad Syahrizal, M.Ag., dan Eka Nurlina, M.A., Program Studi Ekonomi Islam FEB USK semakin menegaskan komitmennya untuk mendorong sivitas akademika agar terus berkarya, memberikan dampak, dan menginspirasi melalui pengembangan ilmu pengetahuan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari

Lepas Sambut Direktur, Kepemimpinan Beralih dari Prof. Rahmat Fadhil kepada Dr. Wira Dharma

Prodi Ekonomi Islam FEB USK Gelar International Benchmarking Bersama BangNano Kanada, Perkuat Kurikulum Berbasis AI dan Fair Economics