USK Gelar Sharing Session Society Impact Program, Bahas Strategi Pengembangan Soft Skill Mahasiswa

Kopelma Darussalam - Universitas Syiah Kuala kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa melalui kegiatan Sharing Session Society Impact Program bertajuk Strategi Pengembangan Soft Skill yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, pukul 14.00 hingga 15.30 WIB, di Ruang Kewirausahaan Lantai 2, Gedung Flamboyan AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan ini ditujukan bagi dosen pembina organisasi mahasiswa, dosen kewirausahaan, serta dosen yang memiliki perhatian terhadap pengembangan mahasiswa. Melalui forum ini, peserta memperoleh ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus mendapatkan wawasan praktis dari dunia kerja yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut, Suheriyanto yang saat ini menjabat sebagai Learning Operation & Digitalization Manager Coca-Cola Europacific Partners Indonesia. Dalam sesi pemaparannya, ia membagikan pengalaman dan pandangannya terkait berbagai aspek penting dalam pengembangan soft skill mahasiswa, mulai dari memahami cara pandang generasi masa kini, menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan soft skill, seni berkomunikasi, menumbuhkan karakter dan positive thinking, hingga memahami realitas dunia kerja dan pentingnya jiwa wirausaha.

Kegiatan ini dipandu oleh Hendra Halim, M.E., yang merupakan Sekretaris Pusat Riset Kita Kreatif Universitas Syiah Kuala, Koordinator Pemasaran dan Digitalisasi Inkubator Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, serta dosen Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem pengembangan mahasiswa di perguruan tinggi. “Pengembangan mahasiswa tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus diarahkan pada pembentukan karakter, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun dunia wirausaha. Karena itu, kegiatan sharing session seperti ini sangat relevan untuk membuka wawasan dosen dan mahasiswa terhadap kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan soft skill merupakan bagian penting dari upaya membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki daya adaptasi, kemampuan interpersonal, dan kesiapan untuk berkontribusi di masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Prof.  Dr. Mustanir, M.Sc., menegaskan komitmen USK dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas mahasiswa. “Universitas Syiah Kuala terus mendorong hadirnya program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas mahasiswa. Soft skill merupakan bagian yang sangat penting dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sinergi antara kampus, praktisi, pusat riset, dan inkubator kewirausahaan harus terus diperkuat,” katanya.

Pelaksanaan Sharing Session Society Impact Program ini menjadi salah satu wujud nyata perhatian USK dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang lebih komprehensif. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mahasiswa yang memiliki karakter kuat, mampu berkomunikasi secara efektif, berpikir positif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja maupun dunia usaha.

Melalui kegiatan ini, Universitas Syiah Kuala berharap lahir pemahaman yang lebih kuat di kalangan dosen dan pemangku kepentingan kampus mengenai pentingnya pengembangan soft skill mahasiswa secara terstruktur dan berkelanjutan. Dengan demikian, mahasiswa USK diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul, tangguh, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari