Putri Bulqis (Foodbyaica) Raih Peringkat 3 Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Catat Rp15,19 Juta
Banda Aceh — Putri Bulqis, mahasiswi Program Studi Statistika, FMIPA Universitas Syiah Kuala (angkatan 2022), meraih Penghargaan Tenant Omzet Tertinggi peringkat 3 pada EXSIS Ramadhan USK 2026. Melalui brand Foodbyaica dengan produk utama empek-empek, rice bowl, serta minuman lemongrass tea dan lemonade mint, Putri membukukan total omzet Rp15.190.000,- selama periode berjualan di EXSIS Ramadhan.
Putri menuturkan, capaian omzet tersebut ditopang oleh tiga faktor utama. Pertama, ia fokus menjaga kualitas rasa agar pembeli yang sudah mencoba terdorong melakukan pembelian ulang (repeat order). Kedua, ia memastikan pelayanan cepat dan ramah agar pelanggan tidak menunggu lama, terutama pada jam puncak menjelang berbuka. Ketiga, ia aktif melakukan promosi dan mengajak jejaring pertemanan di kampus untuk meramaikan stand. “Yang paling penting itu menjaga rasa biar orang yang sekali beli besoknya balik lagi. Lalu pelayanan harus sat-set dan ramah supaya customer nggak lama nunggu. Kami juga aktif promosi dan mengajak teman-teman serta kenalan di kampus untuk meramaikan stand,” ungkap Putri.
Dari sisi produk, Putri menyebut empek-empek dan rice bowl menjadi penopang penjualan paling kuat. Empek-empek diminati sebagai camilan favorit berbuka, sementara rice bowl dicari karena kebutuhan makanan berat yang praktis namun tetap mengenyangkan.
Untuk strategi operasional harian, Foodbyaica menyiapkan stok bahan dari rumah sehingga saat jam sibuk—khususnya menjelang berbuka—tim tinggal melakukan tahap akhir (finishing) agar pelayanan tetap cepat. Putri juga mengatur stok berdasarkan evaluausi hari sebelumnya untuk memastikan produk selalu segar dan mengurangi potensi sisa.
Pada aspek promosi, Putri menilai kanal yang paling efektif adalah Instagram Story dan WhatsApp. Konten yang paling menarik perhatian pelanggan adalah video singkat saat proses menyiapkan makanan yang memunculkan daya tarik visual, ditambah unggahan testimoni pembeli untuk meningkatkan kepercayaan dan rasa penasaran calon pelanggan.
Pasca EXSIS Ramadhan, Putri memastikan usaha Foodbyaica tetap berlanjut melalui penjualan online dan sistem pre-order. Ke depan, ia ingin lebih serius memperkuat branding di media sosial agar jangkauan pelanggan meluas, tidak hanya di lingkungan kampus, serta mulai mencari mitra atau reseller untuk memperluas pasar empek-empek Foodbyaica.
Ketua Panitia EXSIS Ramadhan USK 2026, Khoirul Amri, M.E., mengapresiasi capaian Putri Bulqis sebagai representasi tenant mahasiswa yang mampu mengelola kualitas produk dan pelayanan secara konsisten. Panitia menilai prestasi tenant peraih omzet tertinggi mencerminkan ketekunan, disiplin operasional, serta strategi promosi yang tepat selama Ramadhan.
Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc., juga menyampaikan apresiasi atas capaian Putri Bulqis yang dinilai menunjukkan fungsi EXSIS sebagai ruang praktik kewirausahaan yang nyata. Menurutnya, keberhasilan tenant terbaik tidak hanya soal penjualan, tetapi juga kemampuan membaca kebutuhan konsumen, menjaga standar layanan, dan mengembangkan promosi berbasis media digital.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menilai capaian Putri Bulqis menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu bertumbuh sebagai pelaku usaha melalui latihan praktik yang konsisten. Ia juga mendorong agar tenant berprestasi menjadikan EXSIS sebagai pijakan untuk memperkuat keberlanjutan usaha pasca Ramadhan, termasuk melalui pengembangan branding dan perluasan pasar.
Dengan total omzet Rp15,19 juta, Putri Bulqis melalui Foodbyaica menegaskan bahwa strategi sederhana namun disiplin—kualitas rasa, pelayanan cepat, stok yang dikelola berbasis evaluasi harian, serta promosi yang aktif—dapat mengantarkan mahasiswa meraih capaian tinggi di EXSIS Ramadhan USK 2026.


Komentar
Posting Komentar