Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam FEB USK Ikuti EQUITY Student Exchange Program World Class University di Universiti Kebangsaan Malaysia
Banda Aceh — Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi akademik melalui pelaksanaan EQUITY Student Exchange Program World Class University di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Program ini diikuti oleh 10 mahasiswa kelas internasional Program Studi Ekonomi Islam FEB USK (IIEP FEB USK) dan dilaksanakan mulai 29 Maret hingga 13 April 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Prodi Ekonomi Islam FEB USK dalam memperluas pengalaman belajar mahasiswa pada lingkungan akademik internasional, sekaligus memperkuat kapasitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global. Dalam dokumen program disebutkan bahwa student mobility dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di perguruan tinggi luar negeri, memperluas interaksi dengan mahasiswa dan akademisi internasional, serta memperkaya kompetensi akademik, soft skills, dan wawasan lintas budaya mahasiswa.
Selama mengikuti program di UKM, para mahasiswa dijadwalkan terlibat dalam beragam aktivitas akademik dan pengembangan kapasitas. Rangkaian kegiatan itu meliputi international joint seminar, international visiting lectures collaboration, international sit in class, international company visit, international community service collaboration, cross-cultural activities, hingga international seminar paper presentation. Ragam agenda ini menunjukkan bahwa program tidak hanya berfokus pada pertukaran mahasiswa secara administratif, tetapi juga pada penguatan pengalaman belajar yang komprehensif melalui pembelajaran di kelas, interaksi akademik, kolaborasi kelembagaan, dan pengenalan lingkungan sosial-budaya di negara tujuan.
Program ini juga sejalan dengan orientasi Universitas Syiah Kuala menuju World Class University, yang menuntut hadirnya kegiatan pembelajaran berskala internasional dan penguatan jejaring global antarperguruan tinggi. Dalam proposal kegiatan disebutkan bahwa mobilitas mahasiswa diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kapasitas mahasiswa, kompetensi komunikasi internasional, serta keterampilan beradaptasi dalam konteks multi-etnis dan multi-kultur. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara USK dan institusi mitra di Malaysia, baik dalam bentuk pertukaran akademik, kolaborasi riset, maupun pengembangan program internasional di masa mendatang.
Koordinator Program Studi Ekonomi Islam FEB USK, Muhammad Haris Riyaldi, M.Soc.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Ekonomi Islam dalam memperkuat reputasi internasional USK, khususnya dalam jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Program Studi Ekonomi Islam FEB USK dalam membuktikan capaian dan kualitas kerja sama internasional, termasuk dalam mendukung posisi USK yang berada pada peringkat 1 kategori program studi yang bekerja sama dengan kampus QS 200. Program ini bukan hanya memberi pengalaman akademik global bagi mahasiswa, tetapi juga mempertegas keseriusan prodi dalam membangun ekosistem pembelajaran bertaraf internasional,” ujarnya.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Kepala Departemen Ekonomi Pembangunan FEB USK, Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, yang menilai bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program pertukaran internasional merupakan investasi penting dalam menyiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki perspektif global.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa FEB USK di kampus mitra luar negeri akan memperkaya pengalaman akademik sekaligus memperluas jejaring yang sangat dibutuhkan dalam perkembangan dunia pendidikan tinggi saat ini. Ia juga menegaskan bahwa program semacam ini perlu terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pengembangan mutu dan daya saing fakultas di tingkat internasional.
Hal senada disampaikan oleh Plt. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK, Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., M.A., yang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Ia menilai bahwa student exchange merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong mahasiswa untuk belajar secara lebih terbuka, adaptif, dan kompetitif di lingkungan global. “FEB USK sangat mendukung pelaksanaan EQUITY Student Exchange Program ini karena sejalan dengan arah pengembangan fakultas dan universitas dalam memperkuat internasionalisasi. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mengembangkan jejaring, keterampilan komunikasi lintas budaya, dan kepercayaan diri untuk tampil di level internasional,” ujar Prof. Faisal.
Di dalam dokumen program, tujuan utama kegiatan ini antara lain memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran melalui seminar, workshop, dan kunjungan lapangan di universitas maupun perusahaan lokal; meningkatkan pemahaman terhadap keragaman budaya; memperluas jejaring dan kolaborasi; serta memperkuat kompetensi kepemimpinan, kerja sama tim, dan inovasi.
Dengan terlaksananya EQUITY Student Exchange Program World Class University di Universiti Kebangsaan Malaysia, Prodi Ekonomi Islam FEB USK kembali menegaskan perannya sebagai program studi yang aktif membangun ruang belajar global bagi mahasiswa. Program ini diharapkan tidak hanya memberi pengalaman internasional yang berharga bagi para peserta, tetapi juga semakin memperkuat posisi FEB USK dan Universitas Syiah Kuala dalam peta kerja sama akademik internasional.


Komentar
Posting Komentar