EXSIS Ramadhan USK 2026 Resmi Ditutup, 20 Hari Beroperasi Hasilkan Total Omzet Rp282,45 Juta
Banda Aceh – EXSIS Ramadhan Universitas Syiah Kuala (USK) 2026 resmi ditutup setelah beroperasi selama 20 hari dan mencatat total omzet tenant sebesar Rp282.454.000. Kegiatan penutupan dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 17.00 WIB sebagai penanda berakhirnya rangkaian EXSIS Ramadhan tahun ini.
Dalam laporan penutupan, Ketua Panitia EXSIS Ramadhan USK 2026, Khoirul Amri, M.E., menyampaikan bahwa capaian omzet tersebut merupakan hasil akumulasi penjualan tenant selama 20 hari pelaksanaan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya EXSIS, mulai dari pimpinan universitas, panitia, tenant, hingga mitra kolaborasi. “Alhamdulillah, EXSIS Ramadhan USK 2026 berjalan sesuai rencana dan menghasilkan total omzet tenant sekitar Rp282.454.000 selama 20 hari. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik yang terlibat langsung maupun yang mendukung dari berbagai sisi,” ujar Khoirul Amri.
Sebelum menutup kegiatan secara resmi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menegaskan bahwa EXSIS Ramadhan telah berjalan dua tahun dan menunjukkan tren peningkatan capaian dari tahun sebelumnya. Ia menekankan bahwa menyelenggarakan expo bukan hal yang sulit bagi banyak pihak, namun menyelenggarakan expo selama 20 hari berturut-turut di bulan Ramadhan dengan berbagai dinamika dan tantangan memerlukan ketangguhan manajemen event dan konsistensi tim. “Membuat kegiatan expo semua orang bisa. Tetapi menyelenggarakan expo selama 20 hari berturut-turut di bulan Ramadhan—menghadapi fenomena cuaca, memastikan tenant terus berjualan, mendatangkan pihak luar untuk berkolaborasi, menjaga jumlah pengunjung tetap tinggi—ini pekerjaan yang tidak semua orang sanggup. Namun itu telah dibuktikan oleh seluruh panitia EXSIS Ramadhan USK 2026,” tegas Prof. Mustanir.
Ia juga mengapresiasi kerja panitia yang dinilai mampu menjaga kualitas penyelenggaraan dan menghadirkan EXSIS sebagai salah satu destinasi Ramadhan yang diminati masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya, sekaligus sebagai ruang praktik kewirausahaan mahasiswa dan alumni muda.
Dukungan terhadap kegiatan EXSIS Ramadhan USK 2026 turut disampaikan oleh Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc. Menurutnya, EXSIS Ramadhan adalah wujud penguatan ekosistem kewirausahaan kampus yang memadukan praktik, pembelajaran, jejaring, dan kolaborasi, sehingga memberi dampak nyata bagi pengembangan kapasitas wirausaha muda. “EXSIS Ramadhan bukan sekadar agenda penjualan, tetapi ruang belajar dan ruang tumbuh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan alumni muda berlatih mengelola usaha, membangun pelayanan, memanfaatkan promosi digital, serta memperkuat jejaring. Capaian omzet dan konsistensi pelaksanaan adalah bukti bahwa ekosistem kewirausahaan kampus bergerak,” ujar Prof. Rahmat Fadhil.
Pada momentum penutupan, USK melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kategori sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam menyukseskan EXSIS Ramadhan USK 2026.
Penghargaan Tenant Omzet Tertinggi
Penghargaan tenant dengan omzet tertinggi peringkat 1–3 diraih oleh:
Khairun Nisa
Agustina Rahayu
Putri Bulqis
Penghargaan Dosen Penggerak Wirausaha Mahasiswa
Penghargaan Dosen Penggerak Wirausaha Mahasiswa EXSIS Ramadhan USK 2026 diberikan kepada:
Khoirul Amri, S.E., M.E.
Ir. Sayyid Afdhal El Rahimi, M.Si.
Hendra Halim, M.E.
Penghargaan Narasumber Pendampingan Wirausaha
Penghargaan Narasumber Pendampingan Wirausaha EXSIS Ramadhan USK 2026 diberikan kepada:
Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc.
Basri Effendi, S.H., M.Kn., M.H.
Ir. Nurul Kamal, S.T., M.Sc.
Penutupan EXSIS Ramadhan USK 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghadirkan perputaran ekonomi selama Ramadhan, tetapi juga memperkuat pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik bagi mahasiswa dan alumni. Panitia berharap capaian tahun ini menjadi dasar perbaikan dan penguatan penyelenggaraan pada tahun berikutnya, sekaligus melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang tangguh dan berdaya saing.


Komentar
Posting Komentar