BESTEK FEB USK Gelar Buka Puasa Bersama Bertema “From Overthinking to Overpraying”
Banda Aceh – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Seni & Teater Ekonomi (BESTEK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan dan nilai spiritual. Kegiatan yang mengusung tema “From Overthinking to Overpraying” ini bertujuan mengajak mahasiswa untuk mengalihkan kecenderungan overthinking menjadi kebiasaan mendekatkan diri kepada Allah melalui doa, dzikir, dan tawakal.
Acara tersebut menghadirkan ceramah inspiratif yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc. yang juga menjabat sebagai Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah dan memperbaiki hubungan dengan Allah.
Ia menjelaskan bahwa fenomena overthinking yang sering dialami generasi muda saat ini dapat berdampak pada ketenangan hati dan kesehatan mental. Oleh karena itu, Islam memberikan solusi melalui pendekatan spiritual seperti memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta berserah diri kepada Allah setelah berusaha.
Ia menyampaikan bahwa ketika manusia terlalu banyak memikirkan hal-hal yang berada di luar kendalinya, hati akan mudah diliputi kegelisahan. Islam, menurutnya, mengajarkan umatnya untuk menenangkan diri dengan memperbanyak doa, dzikir, serta bertawakal kepada Allah setelah melakukan ikhtiar terbaik. Ia juga mengajak para mahasiswa memanfaatkan bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah seperti salat malam, sedekah, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Ketua panitia kegiatan, Iqbal Khairullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota BESTEK sekaligus menjadi ruang refleksi spiritual bagi mahasiswa di tengah dinamika kehidupan kampus.
Ia menjelaskan bahwa tema “From Overthinking to Overpraying” dipilih karena fenomena overthinking banyak dialami mahasiswa, terutama ketika menghadapi tekanan akademik maupun persoalan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, panitia berharap peserta dapat memperoleh penguatan spiritual agar lebih tenang dalam menghadapi berbagai tantangan.
Sementara itu, Ketua UKM BESTEK FEB USK, Tengku Muhammad Zhafran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BESTEK terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi mahasiswa, baik di bidang seni, teater, maupun pengembangan karakter.
Ia menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga sebagai tempat membangun nilai kebersamaan, kepemimpinan, serta pembinaan karakter yang kuat. Oleh karena itu, kegiatan seperti buka puasa bersama menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan BESTEK.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Pembina BESTEK FEB USK, Ammar Fuad, S.E., M.M.A.. Ia menilai kegiatan yang digagas oleh mahasiswa ini sangat positif karena mampu memadukan unsur kebersamaan, edukasi, serta penguatan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini perlu terus didorong agar organisasi mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik dan kreativitas, tetapi juga dalam kegiatan yang memperkuat nilai moral dan spiritual.
Acara buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, diikuti oleh pengurus serta anggota BESTEK FEB Universitas Syiah Kuala. Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan yang semakin mempererat hubungan antar anggota di bulan suci Ramadan.

Komentar
Posting Komentar