10 Hari Berjualan, Total Omzet Tenant EXSIS Ramadhan USK Tembus 150 Juta Rupiah
Banda Aceh, 1 Maret 2026 – Memasuki 10 hari pelaksanaan sejak 19–28 Februari 2026, total omzet tenant di EXSIS Ramadhan Universitas Syiah Kuala (USK) 2026 tercatat mencapai Rp154.463.000,-. Angka tersebut dihimpun panitia berdasarkan laporan harian penjualan tenant yang dikompilasi secara rutin selama kegiatan berlangsung.
Capaian ini dinilai masih berada pada jalur target yang ditetapkan panitia. Ketua Panitia EXSIS Ramadhan USK 2026, Khoirul Amri, M.E., menyebutkan bahwa target akumulasi hingga penutupan kegiatan berada pada kisaran Rp300–320 juta. Dengan perolehan Rp154,46 juta pada 10 hari awal, panitia optimistis tren transaksi dan kunjungan akan terus terjaga hingga akhir rangkaian EXSIS Ramadhan. “Alhamdulillah, capaian 10 hari ini sangat membanggakan bagi panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Angka ini masih sesuai dengan proyeksi target hingga penutupan. Kami berterima kasih kepada tenant yang setiap hari tetap semangat berjualan dan menghadirkan menu berbuka serta produk-produk Ramadhan terbaik bagi pengunjung,” ujar Amri.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., memberikan apresiasi terhadap kinerja panitia yang dinilai konsisten membangun atmosfer kegiatan dan menghadirkan pengunjung. Menurutnya, pencapaian omzet tidak hanya ditopang oleh keramaian lokasi, tetapi juga oleh kerja promosi yang dilakukan secara bersama-sama. “Saya mengapresiasi kerja panitia yang terus berupaya mendatangkan pengunjung sehingga produk tenant banyak terjual. Di sisi lain, tenant juga patut diapresiasi karena rutin mempromosikan produknya melalui media sosial. Kombinasi ini membuat EXSIS terus hidup dan berkembang,” kata Prof. Mustanir.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc., menilai EXSIS Ramadhan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk berburu jajanan berbuka, meski di tengah banyaknya event Ramadhan yang serupa. Ia menilai daya tarik EXSIS lahir dari kemampuan tim kewirausahaan USK meramu kegiatan yang kuat dari sisi konsep, tenant, dan gaungnya di masyarakat. “Di tengah banyaknya event Ramadhan yang fokus pada penjualan jajanan berbuka, EXSIS menjadi salah satu pilihan masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk berburu menu berbuka. Ini menunjukkan keberhasilan tim kewirausahaan USK dalam meramu kegiatan yang luar biasa. Antusiasme pengunjung juga terlihat konsisten, dengan estimasi kunjungan minimal 1.000–1.500 orang per hari,” ujar Prof. Rahmat Fadhil.
Panitia menyebutkan bahwa konsistensi laporan harian penjualan tenant menjadi instrumen penting untuk memantau performa kegiatan sekaligus dasar evaluasi harian—baik dari sisi penguatan promosi, pengaturan kenyamanan pengunjung, hingga peningkatan standar layanan. Selain itu, kampanye promosi tenant di media sosial juga turut memperluas jangkauan informasi EXSIS Ramadhan kepada calon pengunjung, sehingga mendorong peningkatan transaksi dari hari ke hari.
Dengan capaian omzet 10 hari awal yang sudah melampaui separuh target akhir, EXSIS Ramadhan USK 2026 diharapkan terus menjadi ruang praktik kewirausahaan yang berdampak bagi mahasiswa dan alumni muda, sekaligus menjadi destinasi favorit warga untuk menikmati suasana Ramadhan dan berburu menu berbuka.

Komentar
Posting Komentar