EXSIS Ramadan USK, Hari Pertama Diserbu Pemburu Jajanan
Banda Aceh, 19 Februari 2026 – Suasana sore di Jalan Tgk Chik Di Lamnyong, samping Lapangan Gelanggang Universitas Syiah Kuala (USK), mendadak padat pada hari pertama EXSIS Ramadan USK 2026, Kamis (19/2/2026). Sejak ba'da ashar, arus pengunjung tampak terus mengalir untuk berburu aneka jajanan Ramadan, kuliner kekinian, serta produk kreatif dari tenant mahasiswa dan alumni muda.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang 1-20 Ramadan 1447 H ini kembali menjadi salah satu titik keramaian di kawasan kampus saat Ramadan. Lapak-lapak tenant tampak melayani antrean pembeli, terutama untuk menu takjil dan makanan siap santap. Panitia juga menempatkan petugas pada beberapa titik untuk membantu mengatur alur pengunjung dan memastikan area tetap tertib.
Ketua Panitia EXSIS Ramadan USK 2026, Khoirul Amri, S.E., M.E., menyebut antusiasme pengunjung di hari pertama menjadi indikator positif atas kesiapan tenant dan kerja panitia. Ia menegaskan bahwa tahun ini panitia menekankan kualitas melalui proses seleksi dan kurasi sebelum tenant dinyatakan lolos. “Hari pertama ini menjadi bukti bahwa EXSIS Ramadhan bukan sekadar ramai, tapi juga harus rapi dan berkualitas. Tenant yang tampil sudah melalui seleksi dan kurasi—kami pastikan produknya relevan dengan Ramadhan, pelaku usahanya siap dan konsisten, serta punya strategi promosi yang jelas,” ujar Khoirul.
Dukungan terhadap pelaksanaan EXSIS Ramadan USK 2026 juga disampaikan Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc. Ia menilai EXSIS Ramadan merupakan “ruang praktik” untuk membentuk wirausaha muda yang lebih siap menghadapi pasar. “EXSIS Ramadan adalah laboratorium bisnis yang nyata. Di sini mahasiswa dan alumni muda menguji produk, menguatkan brand, mengelola operasional, dan belajar membaca perilaku konsumen. Pengalaman seperti ini sulit digantikan oleh pembelajaran di kelas saja,” kata Prof. Rahmat Fadhil.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., mengapresiasi semangat tenant dan antusias pengunjung pada hari pertama. Menurutnya, kegiatan ini memberi dampak langsung bagi pembentukan karakter kewirausahaan mahasiswa, terutama pada aspek disiplin dan konsistensi usaha. “Kami mendorong kegiatan kewirausahaan yang memberi pengalaman riil. EXSIS Ramadan melatih mahasiswa untuk disiplin, menjaga kualitas layanan, dan konsisten menjalankan usaha. Ini bagian dari pembentukan mental wirausaha yang kuat,” ungkap Prof. Mustanir.
Panitia mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan area selama kegiatan berlangsung. Bagi tenant, panitia menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan, pelayanan, serta konsistensi operasional agar suasana EXSIS Ramadan tetap aman dan nyaman bagi semua pihak hingga penutupan pada 20 Ramadan 1447 H.

Komentar
Posting Komentar