Pusat Riset Kita Kreatif Laksanakan Pengabdian bagi Pelaku Industri Kreatif di KANSIS USK
Banda Aceh — Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Universitas Syiah Kuala (Kita Kreatif USK) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bagi pelaku industri kreatif dalam rangkaian kegiatan KANSIS USK pada Hari Sabtu, 8 November 2025. Agenda ini berkolaborasi dengan Program Studi Ekonomi Islam FEB USK, menghadirkan layanan pendampingan praktis dan edukasi terapan yang ditujukan bagi mahasiswa wirausaha, alumni, UMKM, serta masyarakat sekitar kampus.
Wakil Kepala Pusat Riset Kita Kreatif USK, M. Ridha Siregar, S.E., M.M., mengapresiasi desain KANSIS yang menggabungkan aktivitas pasar kreatif dan layanan publik. “Program Pojok Pengabdian di salah satu agenda KANSIS USK ini sungguh brilian. Di samping menjadi tempat menjajakan produk mahasiswa, alumni, dan masyarakat sekitar USK, juga ada program senam jantung dan lain sebagainya. Kita dukung program ini demi menyukseskan USK untuk melahirkan lulusan berjiwa socio-technopreneur.”
Kepala Pusat Riset Kita Kreatif USK, Dr. T. Meldi Kesuma, M.M., menegaskan orientasi dampak nyata sebagai ruh dari kegiatan riset dan pengabdian. “Pusat Riset Kita Kreatif berusaha selalu berdampak terutama bagi masyarakat sekitar kampus, karena sejatinya riset yang baik dan berdampak adalah yang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.”
Sejalan dengan semangat kolaborasi, Prodi Ekonomi Islam FEB USK berperan sebagai mitra pendamping, mengisi sesi edukasi dan klinik praktis bagi pelaku industri kreatif—mulai dari pencatatan keuangan sederhana, pengemasan merek (branding), hingga strategi promosi berbasis konten. Integrasi ini mendorong hilirisasi pengetahuan agar lebih mudah diterapkan oleh pelaku usaha di lapangan.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan apresiasi terhadap keberlanjutan KANSIS sebagai wadah kolaboratif lintas unsur kampus dan masyarakat. “KANSIS merupakan kegiatan USK yang inklusif bagi setiap elemen, sehingga USK dapat berdampak bagi seluruh stakeholder.”
Melalui pengabdian ini, Pusat Riset Kita Kreatif bersama Prodi Ekonomi Islam menargetkan peningkatan kapasitas pelaku industri kreatif dalam aspek pencatatan usaha, pengambilan keputusan berbasis data, dan pemasaran yang beretika. KANSIS USK, yang rutin digelar setiap Sabtu, diharapkan menjadi ekosistem belajar-berjualan-berdaya yang mempertemukan inovasi akademik dengan kebutuhan nyata pelaku usaha, sekaligus memperkuat peran USK sebagai universitas socio-technopreneur yang dekat dan relevan bagi masyarakat.


Komentar
Posting Komentar