Dr. Ahmad Nizam Penuhi Undangan Visiting Lecturer dan Reviewer di IBBC 2025 Universiti Malaysia Sabah

Kota Kinabalu, 10 Oktober 2025 — Universiti Malaysia Sabah (UMS) sukses menyelenggarakan the 11th International Borneo Business Conference (IBBC 2025) pada 9–10 Oktober 2025 di Kota Kinabalu, Sabah, bertema “Harnessing AI Technology for Business Competitive Advantage.” Tahun ini, panitia menghimpun 58 naskah dan poster dari para akademisi, praktisi, dan pelaku industri di Malaysia serta negara-negara tetangga, menegaskan daya tarik riset terkini dan solusi inovatif di bidang bisnis, keuangan, ekonomi, dan masyarakat berbasis kecerdasan buatan.

Pada perhelatan ini, Dr. Ahmad Nizam (Departemen Manajemen dan Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala/USK; Dewan Pakar Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif USK) diundang untuk tiga agenda akademik utama di bawah payung IBBC 2025:

1. Visiting Lecturer di Faculty of Business, Economics & Accountancy (FBEA), UMS;

2. Peserta Focus Group Discussion (FGD) untuk penjajakan kolaborasi riset antara USK dan UMS;

3. Reviewer naskah ilmiah untuk IBBC 2025.

Konferensi IBBC secara konsisten menjadi wahana pertukaran pengetahuan lintas negara. Fokus tahun ini pada Artificial Intelligence (AI) menegaskan peran transformasional AI terhadap strategi bersaing dunia usaha. Partisipasi rekan-rekan internasional memperlihatkan komitmen bersama dalam memperkuat riset dan kolaborasi lintas batas.

Assoc. Prof. Dr. Mohd Rahimie Abd. Karim, Dekan FBEA UMS sekaligus Conference Chair IBBC 2025, menyampaikan sambutan hangat atas kehadiran Dr. Ahmad Nizam dan menekankan pentingnya jejaring regional dalam mengakselerasi dampak akademik dan hilirisasi pengetahuan bagi dunia industri serta masyarakat.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, menyatakan apresiasi, “Partisipasi aktif Dr. Ahmad Nizam pada IBBC 2025 memperkuat kiprah global USK dan relevansi keilmuan kita pada isu strategis seperti kecerdasan buatan. Kami mendukung penuh kolaborasi USK–UMS untuk menghasilkan riset terapan dan pengajaran yang memberi dampak nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.”

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK, Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., M.A., menambahkan, “Keterlibatan sebagai Visiting Lecturer, peserta FGD, dan reviewer menunjukkan kapasitas akademik dosen FEB USK dalam ekosistem riset internasional. Ini sejalan dengan agenda internasionalisasi kurikulum dan penguatan ekosistem riset-innovasi di FEB USK.”

Keterlibatan Dr. Ahmad Nizam pada forum internasional ini berkotribusi besar terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) USK, khususnya:

IKU 3 – Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, melalui partisipasi aktif pada agenda akademik internasional (visiting lecture, FGD, dan review naskah);

IKU 5 – Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat atau Mendapat Rekognisi Internasional, melalui kontribusi akademik yang diakui di tingkat regional-internasional dan berpotensi menghasilkan keluaran berimpact seperti publikasi dan model kolaborasi riset.

Ke depan, sinergi USK–UMS diharapkan berwujud pada program riset bersama, pengajaran tamu (guest lecture), skema pertukaran dosen/mahasiswa, serta kegiatan hilirisasi riset yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan tantangan ekonomi digital di kawasan. IBBC 2025 menjadi pijakan strategis untuk memperluas kerja sama tersebut, khususnya pada topik-topik AI untuk keunggulan bersaing di sektor bisnis dan ekonomi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari