Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Best Paper Kategori Entrepreneurship di FMI 2025
Batam, 22 Oktober 2025 — Dosen Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK), Hendra Halim, M.E., meraih Best Paper kategori Entrepreneurship pada Seminar Nasional dan Call for Papers Forum Manajemen Indonesia (FMI) 2025 yang diselenggarakan di Hotel Planet Holiday & Residence, Batam, Rabu (22/10).
Karya ilmiah Hendra berjudul “Development of an Entrepreneurship Education Ecosystem Framework at Universitas Syiah Kuala Using Soft System Methodology”. Artikel ini ditulis bersama Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc., Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., dan Ir. Sayyid Afdhal El Rahimi, M.Si. Penghargaan diserahkan pada Awarding Session di penutupan kegiatan FMI Batam, tanggal 22 Oktober 2025.
Menurut Hendra, riset ini menawarkan kerangka pengembangan ekosistem pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi yang integratif menghubungkan kebijakan, kurikulum, inkubasi, jejaring kemitraan, hingga budaya inovasi dengan menggunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM) untuk memetakan persoalan dan aksi perubahan yang manusiawi serta berkelanjutan.
Koordinator Program Studi Ekonomi Islam FEB USK, Muhammad Haris Riyaldi, M.Soc.Sc., menyampaikan apresiasi atas prestasi ini. Menurutnya, capaian Hendra menjadi bukti konsistensi Prodi Ekonomi Islam dalam memperkuat rekam jejak akademik dan pengabdian berbasis kewirausahaan. “Selamat kepada Pak Hendra Halim, M.E. Penghargaan ini akan semakin meningkatkan kualitas Prodi, memperkaya pembelajaran, dan memperkuat kolaborasi lintas unit di USK,” ujarnya.
Kepala Departemen Ekonomi Pembangunan FEB USK, Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, turut mengapresiasi capaian tersebut dan menilai kontribusi riset ini relevan dengan penguatan ekosistem inovasi kampus. “Riset ini memberi arah praktis bagi pengembangan kewirausahaan berbasis riset dan kolaborasi, yang pada gilirannya mendorong dampak sosial-ekonomi,” ungkapnya.
Dekan FEB USK, Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., M.A., menegaskan dukungan fakultas terhadap partisipasi aktif dosen dalam forum ilmiah nasional maupun internasional. “Kegiatan seperti FMI mendorong atmosfer akademik yang sehat, memperluas jejaring, dan mempercepat hilirisasi gagasan agar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Hendra Halim, M.E. dikenal sebagai akademisi produktif di bidang kewirausahaan dan ekonomi Islam. Sejak memulai karier dosen pada 2022, ia telah menulis lebih dari 50 buku dan mempublikasikan lebih dari 70 artikel ilmiah. Produktivitas ini sejalan dengan komitmennya memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis riset di lingkungan USK dan Aceh.
Prestasi Best Paper di FMI 2025 ini menambah deretan capaian akademik FEB USK serta mempertegas posisi Prodi Ekonomi Islam sebagai salah satu motor penggerak pengembangan kewirausahaan yang berdampak luas bagi masyarakat.


Komentar
Posting Komentar