USK Sosialisasikan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Untuk Dosen dan Mahasiswa

Banda Aceh, 13 Maret 2025 – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendukung pengembangan usaha mahasiswa melalui pendampingan, pelatihan, dan pendanaan. Acara ini diadakan di Gedung VIP AAC Dayan Dawood dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa serta dosen yang tertarik dengan dunia kewirausahaan. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu: Ir. Sarika Zuhri, S.T., M.T. (Dosen Fakultas Teknik USK), Rizanna Rosemary, S.Sos., M.Si, MHC., Ph.D. (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USK). Sementara itu, acara ini dimoderatori oleh Widya Syahfitri, M.Si., dosen dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK.

Dalam sambutannya, Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK menyampaikan bahwa P2MW merupakan salah satu program unggulan dalam mendukung pengembangan wirausaha di kalangan mahasiswa. Program ini tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan dan bimbingan yang diperlukan untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan. "P2MW adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis mereka menjadi usaha yang lebih profesional. Selain mendapatkan modal usaha, peserta juga akan memperoleh bimbingan dari para mentor dan praktisi yang berpengalaman. Ini adalah langkah nyata USK dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan pekerjaan," ujar Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK.

Sosialisasi ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mahasiswa yang hadir menunjukkan minat besar dalam menggali lebih dalam tentang mekanisme program, kriteria seleksi, serta manfaat yang bisa diperoleh dari P2MW. Dalam sesi pemaparan, Ir. Sarika Zuhri, S.T., M.T., menjelaskan pentingnya inovasi dan keberlanjutan dalam pengembangan usaha mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menciptakan bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga berorientasi pada solusi jangka panjang. "Saat ini, dunia usaha sangat kompetitif. Mahasiswa harus berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya. P2MW memberikan peluang besar untuk mempercepat pertumbuhan usaha mahasiswa dengan pendekatan yang sistematis dan terarah," jelasnya.

Sementara itu, Rizanna Rosemary, Ph.D., menekankan aspek strategi pemasaran dan pengelolaan bisnis yang baik. Ia mengingatkan bahwa banyak usaha mahasiswa yang gagal bukan karena kurangnya modal, tetapi karena lemahnya manajemen dan strategi pemasaran. "Mahasiswa perlu memahami bagaimana membangun citra bisnis yang baik, menarik pelanggan, dan mengelola keuangan usaha dengan bijak. P2MW akan membekali mahasiswa dengan wawasan ini agar bisnis yang mereka rintis bisa terus berkembang," tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa USK yang termotivasi untuk mengembangkan usahanya melalui P2MW. Program ini bukan hanya tentang mendapatkan dana hibah, tetapi juga proses pembelajaran kewirausahaan yang berharga bagi mahasiswa agar dapat menjadi entrepreneur yang sukses dan berkontribusi bagi perekonomian Indonesia. Dengan dukungan penuh dari USK serta para mentor yang kompeten, P2MW 2025 menjadi langkah nyata dalam menciptakan wirausahawan muda yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari