Prof Agussabti Ingatkan Pentingnya Hari-Hari Terakhir Ramadhan dalam Ceramah Subuh di Masjid Al Wustha

Banda Aceh, 21 Maret 2025 – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Agussabti, memberikan ceramah Subuh di Masjid Jamik Al Wustha, Dusun Rawa Sakti, Jelingke, Banda Aceh. Dalam ceramahnya, ia menekankan betapa hari-hari terakhir Ramadhan merupakan momen yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan oleh setiap Muslim.

Mengutip hadits Rasulullah SAW, Prof. Agussabti menyampaikan peringatan serius tentang kerugian besar bagi seseorang yang masuk ke dalam bulan Ramadhan, tetapi tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah, Imam Ahmad, Imam Baihaqi, Imam Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, dan dinyatakan shahih oleh Imam Al-Albani Rahimahullah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu. "Sungguh sangat merugi seseorang yang ia masuk ke dalam bulan Ramadhan lalu tidak diampuni dosanya," ujar Prof. Agussabti mengutip hadits tersebut.

Dalam ceramahnya, Prof. Agussabti menegaskan bahwa Ramadhan tahun ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan, karena belum tentu setiap orang akan bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun berikutnya. "Hari-hari terakhir Ramadhan ini adalah hari-hari terpenting dalam hidup kita saat ini, karena boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi dengan Ramadhan tahun depan. Kalaupun bertemu dengan Ramadhan di masa yang akan datang, itu adalah Ramadhan yang berbeda, bukan Ramadhan yang telah kita lalui," ujarnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk mensyukuri kesempatan bertemu dengan Ramadhan tahun ini dengan cara mengisi waktu secara optimal, salah satunya dengan memperbanyak bacaan Al-Qur'an yang akan menjadi cahaya bagi kehidupan di dunia dan akhirat. "Sebagai hamba Allah yang beriman, kita sepatutnya memanfaatkan sisa waktu Ramadhan ini sebaik mungkin, terutama dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah petunjuk bagi kita, cahaya bagi kehidupan dunia dan akhirat," ungkapnya.

Sebagai seorang Qari yang aktif dalam organisasi pembaca Al-Qur’an, Prof. Agussabti menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, terutama di bulan suci ini.

Ceramah Subuh yang berlangsung di Masjid Jamik Al Wustha ini dihadiri oleh berbagai tokoh akademisi dan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah: Prof. Mukhlis Yunus – Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK; Dr. Hisyami Yazid – Ahli Tafsir dari UIN Ar-Raniry; H. Hazwan Amin – Pengusaha ternama di Aceh; H. Juniazi – Perwakilan dari Kementerian Agama Aceh; dan Syaikh Al Jamal – Imam Subuh dari Mesir. Kehadiran para tokoh ini menambah kekhusyukan suasana ceramah dan memperkuat semangat kebersamaan dalam memperdalam pemahaman agama di bulan Ramadhan.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jamik Al Wustha, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc., menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Prof. Agussabti yang telah berkenan mengisi ceramah Subuh di masjid tersebut. "Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Prof. Agussabti untuk memberikan ceramah Subuh di masjid kami. Ceramah beliau memberikan banyak pelajaran berharga bagi jamaah, terutama tentang bagaimana memanfaatkan sisa Ramadhan ini dengan maksimal," ujar Prof. Rahmat.

Ceramah Subuh oleh Prof. Agussabti di Masjid Jamik Al Wustha menjadi pengingat penting bagi umat Muslim untuk tidak menyia-nyiakan hari-hari terakhir Ramadhan. Dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, dan meningkatkan amal kebaikan, diharapkan setiap Muslim dapat meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT sebelum Ramadhan berakhir. Dengan kehadiran para tokoh akademisi dan ulama, ceramah ini menjadi momen refleksi bagi jamaah dalam menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih bermakna dan penuh kesungguhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari