Workshop dan Pembinaan Wirausaha Prodi Ilmu Kelautan USK: "Membangun Jiwa Wirausaha dalam Mendukung Visi Sosio-Teknopreneur USK"



Banda Aceh, 25 Februari 2025 – Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Workshop dan Pembinaan Wirausaha dengan tema “Membangun Jiwa Wirausaha dalam Mendukung Visi Sosio-Teknopreneur USK”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa serta membekali mereka dengan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis kelautan dan perikanan.

Workshop ini berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2025, di Gedung Flamboyan (Kewirausahaan USK) dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta praktisi bisnis dari berbagai bidang. Acara menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang kewirausahaan dan bisnis berbasis kelautan, dengan sesi interaktif yang mencakup pemaparan materi, diskusi, serta pelatihan langsung terkait penyusunan rencana bisnis.


Dalam sambutannya, Ketua Prodi Ilmu Kelautan USK, Haekal Azief Haridhi, S.Kel, M.Sc., Ph.D, menekankan pentingnya inovasi bisnis berkelanjutan bagi mahasiswa dalam mendukung visi USK sebagai universitas berbasis sosio-teknopreneur. "Di era sekarang, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Mahasiswa Ilmu Kelautan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha berbasis kelautan dan perikanan, baik dalam bentuk produk olahan hasil laut maupun jasa berbasis teknologi maritim," ujar Haekal.

Senada dengan itu, Ketua Panitia, Ir. Sayyid Afdhal Elrahimi, S.Kel., M.Si, menambahkan bahwa workshop ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan bisnis mahasiswa agar mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal serta keberlanjutan sumber daya laut. "Kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang kuat, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha berbasis potensi kelautan yang ada di Aceh. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut," ujarnya.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Dr. Evi Ramadhani, M.Si., Kepala Bagian Kewirausahaan USK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Prodi Ilmu Kelautan dalam mengadakan kegiatan ini. "Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena sejalan dengan visi USK sebagai universitas berbasis sosio-teknopreneur. Mahasiswa tidak hanya harus unggul dalam akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan kewirausahaan yang kuat agar dapat menciptakan peluang usaha berbasis keilmuan mereka. Potensi kelautan dan perikanan di Aceh sangat besar, dan ini menjadi peluang emas bagi mahasiswa Ilmu Kelautan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal," ujarnya.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama yang berbagi wawasan dan pengalaman terkait dunia kewirausahaan, yaitu: Lukmanul Hakim, S.P.M.K. (Penerima Program WMU USK I), Aidia, S.Kel. (Founder PT Howizer Digital Media, Founder LingGo English, Founder PT Howizer Grup Internasional), dan Dr. Evi Ramadhani, M.Si. (Kepala Bagian Kewirausahaan USK). Diskusi dan pemaparan materi ini dipandu oleh Hendra Halim, M.E., yang merupakan Dosen Prodi EKI FEB USK, Manajer Inkubator Kewirausahaan USK, serta Sekretaris Pusat Riset Kita Kreatif USK.

Sesi workshop mencakup berbagai aspek kewirausahaan, mulai dari strategi bisnis, pemasaran digital, hingga inovasi produk berbasis kelautan. Salah satu narasumber, Aidia, berbagi pengalamannya dalam membangun bisnis serta berbagai tantangan yang dihadapinya di dunia usaha. Selain pemaparan materi, workshop ini juga menyelenggarakan sesi pelatihan langsung, di mana peserta diberikan kesempatan untuk menyusun rencana bisnis mereka dan mendapatkan bimbingan langsung dari para mentor.

Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti sesi diskusi dan pelatihan. Salah satu mahasiswa peserta workshop mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana membangun bisnis dari nol, khususnya di sektor kelautan. "Saya mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana membangun bisnis dari nol, terutama di sektor kelautan. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa yang ingin berwirausaha," ujarnya.

Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan USK semakin siap untuk menjadi wirausahawan muda yang inovatif dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung visi USK sebagai universitas berbasis sosio-teknopreneur dengan menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan peluang usaha di sektor kelautan dan perikanan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Khairun Nisa (Yusa Kitchen) Raih Tenant Omzet Tertinggi EXSIS Ramadhan USK 2026, Bukukan Rp25,74 Juta dalam 20 Hari