Camat Kuta Blang Sambut Antusias Kehadiran Mahasiswa KKN Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 di Desa Rancong

Bireuen, 2 Februari 2026 - Pemerintah Kecamatan Kuta Blang menyambut antusias kehadiran mahasiswa KKN Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 di Desa Rancong, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Antusiasme tersebut terlihat dalam kegiatan serah terima mahasiswa KKN yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, bertempat di meunasah Desa Rancong.

Acara serah terima berlangsung khidmat dan penuh keakraban, serta dihadiri oleh unsur pemerintahan gampong dan kecamatan. Kegiatan ini disambut langsung oleh Keuchik Desa Rancong beserta perangkat gampong, serta Camat Kecamatan Kuta Blang. Kehadiran mahasiswa KKN dipandang sebagai energi baru untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan dan penguatan layanan dasar di desa.

Dalam sambutannya, Keuchik Rancong, Junaidi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pemerintah gampong membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga selama berada di Rancong dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kebutuhan di lapangan, dan menjalankan program yang benar-benar berguna,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kuta Blang, Erizal, S.TP., M.M., dalam pidato sambutannya menyampaikan rasa antusias dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Berdampak di wilayahnya. Ia menilai program ini bukan hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga bentuk kontribusi konkret mahasiswa dan perguruan tinggi dalam membantu masyarakat. “Kami sangat antusias menyambut mahasiswa KKN Berdampak. Ini adalah kesempatan baik untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendorong solusi nyata atas persoalan di gampong. Pemerintah kecamatan siap mendukung agar program berjalan sukses,” tegasnya.


Pada kesempatan yang sama, ketua dosen pendamping kegiatan, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, M.Sc., menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pemerintah kecamatan dan gampong. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, aparatur desa, dan masyarakat agar program yang dirancang tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menghasilkan dampak yang terukur. “Kami berterima kasih atas penerimaan yang baik dari Camat, Keuchik, dan seluruh perangkat gampong. Saya berpesan kepada mahasiswa agar benar-benar hadir membawa dampak, bekerja bersama masyarakat, serta menjaga sikap dan etika selama pengabdian,” ujarnya.

Melalui kegiatan serah terima ini, diharapkan seluruh rangkaian program KKN Berdampak di Desa Rancong dapat berjalan lebih terarah, dengan dukungan lintas pihak dari tingkat gampong hingga kecamatan. Pemerintah setempat juga berharap kehadiran mahasiswa mampu mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat dan menghadirkan inovasi solusi berbasis kebutuhan lapangan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi perkenalan, koordinasi awal program kerja, penentuan lokasi pendirian mesin penyaringan air bersih serta pengarahan teknis terkait pelaksanaan kegiatan mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Rancong.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Dosen Prodi Ekonomi Islam FEB USK Raih Hibah Kompetitif Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025

USK Menjuarai Berbagai Kategori Kewirausahaan Pada UTU Awards ke 11

Wakil Rektor 3 USK Buka Rakor dan Visitasi Venue IMT-GT Varsity Carnival ke-39 di Thaksin University, Thailand